Penguin Doing Belly Sit Ups

Minggu, 18 Maret 2012

DAMPAK PERDAGANGAN BEBAS BAGI LULUSAN SARJANA EKONOMI

DAMPAK PERDAGANGAN BEBAS BAGI LULUSAN SARJANA EKONOMI

Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu kepada Harmonized Commodity Description and Coding System (HS) dengan ketentuan dari World Customs Organization yang berpusat di Brussels, Belgium. penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya. Perdagangan bebas dapat juga didefinisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan antar individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda.

Perdagangan internasional sering dibatasi oleh berbagai pajak negara, biaya tambahan yang diterapkan pada barang ekspor impor, dan juga regulasi non tarif pada barang impor. Secara teori, semua hambatan-hambatan inilah yang ditolak oleh perdagangan bebas. Namun dalam kenyataannya, perjanjian-perjanjian perdagangan yang didukung oleh penganut perdagangan bebas ini justru sebenarnya menciptakan hambatan baru kepada terciptanya pasar bebas. Perjanjian-perjanjian tersebut sering dikritik karena melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan besar.

Pemerintah melalui Menteri Perdagangan pada tanggal 28 Februari 2009 lalu bersama sejumlah menteri Perdagangan ASEAN, Australia dan New Zaeland telah menandatangani Persetujuan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru, atau AANZ-FTA (Asean, Australia, New Zealand Free Trade Area), yakni perjanjian kerjasama untuk melakukan perdagangan bebas di antara negara-negara tersebut. Sementara itu perjanjian ASEAN-China sudah akan mulai berlaku sejak bulan Januari 2010.

Pokok dari perjanjian tersebut adalah masing-masing negara akan menurunkan tarif bea masuk barang dan jasa dari negara-negara yang terlibat perjanjian menjadi nol persen dengan tahapan-tahapan yang disepakati. Padahal jika dicermati perjanjian tersebut justru merugikan Indonesia. Selama ini misalnya neraca perdagangan non migas Indonesia baik dengan Australia dan New Zealand selalu negatif. Artinya tanpa perdagangan bebas pun, Indonesia lebih banyak mengimpor barang dari kedua negara tersebut. Australia selama ini dikenal sebagai pemasok utama susu daging sapi dan sejumlah bahan pangan ke Indonesia.

China menerapkan tarif pajak hingga nol persen. Hal ini akan menekan harga ekspor. Dengan produksi massal, biaya produksi produk-produk China rendah karena biaya per unit lebih rendah. Produk-produk yang murah tersebut, membanjiri pasar-pasar nasional dengan harga murah. Indonesia lalu dipaksa menampilkan produk-produk yang memiliki keunggulan komperatif tertentu, seperti batik dan melakukan subsitusi impor dengan berupaya mengatasi masalah-masalah impor.

Indonesia sulit menjadwal ulang perdagangan bebas ASEAN-China karena kesepakatannnya cukup lama. Yang bisa dilakukan adalah bagaimana negara-negara tersebut menghindari praktik-praktik yang tidak sehat dalam perdagangan.

Pada sisi lain IPTN sebagai industri unggulan berteknologi tinggi yang dimiliki Indonesia, harus ditutup apabila ingin mendapat bantuan dari IMF. Dampak langsungnya 12.000 pekerja IPTN harus mengalami PHK, bahkan banyak diantaranya yang ahli dalam bidang kedirgantaraan. Selain itu yang jadi ironi, IPTN yang dirintis dan dikembangkan sejak 1976 harus dikandaskan begitu akan tinggal landas.

Kaitannya pengaruh perdagangan bebas di tingkat Asia bagi lulusan Sarjana ekonomi ialah, berdampak pada perdagangan bebas seluruh pasar dibenua asia tidak terkecuali di Indonesia dan pengaruhnya juga berdampak pada lulusan sarjana ekonomi diindonesia. Hal ini dikarenakan perdagangan bebas yang semakin marak di Indonesia.

Produk yang berasal dari luar negeri yang bebas masuk ke negara Indonesia dengan tidak ada batasannya sehingga semakin berkembang pesat di Indonesia. Dari perdagangan bebas itulah diharapkankan para sarjana ekonomi dapat bersaing dengan para sarjana ekonomi lainnya yang bukan berasal dari indonesia saja tentunya, karena para perusahaan asing tersebut bisa saja mengambil tenaga kerja dari negara asal perusahaan tersebut. Para lulusan-lulusan ini diminta agar dapat memberikan kontribusi dalam perkembangan ekonomi di dalam negara ini sendiri.

Maraknya barang-barang impor yang masuk ke negara ini membuat proses produksi di negara ini sedikit terhambat karena kurangnya minat pembeli untuk memakai barang produk hasil sendiri, maka dari itu para lulusan ekonomi di Indonesia dituntuk agar cerdas dan dapat menjadikan barang atau produk asli buatan Indonesia untuk bersaing diperdagangan bebas atau malah mengalahkan produk-produk buatan importir.

Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan sistem penjualan yang baik.Mempelajari bagaimana memuaskan para konsumen dengan barang-barang yang diproduksi sehingga membuat produk dalam negeri mampu bersaing dan disejajarkan dengan produk luar. Dengan cara membuat suatu produk yang terjamin mutu kualitasnya, beragam desain atau modelnya, awet dan yang paling penting adalah harga yang terjangkau dengan masyarakat kita. Contohnya produk-produk buatan cina, yang mampu menembus pasar diasia dan bersaing dengan produk dari jepang yang sudah jelas terbukti bahwa produk buatan jepang berkualitas tinggi. Selain itu dengan kita mpunyai lulusan ekonomi yang kompeten, negara di untungkan dengan adanya pemasukan devisa negara bila kita bisa mengirim para lulusan ekonomi untuk bekerja di luar negri.
Lulusan ekonomi harus mampu membuat konsumen percaya bahwa produk dalam negri mampu bersaing dengan produk-produk luar, dengan kualitas dan harga yang terjangkau deengan masyarakat. Dengan itu kita bisa membuktikan bahwa produk-produk buatan anak bangsa tidak kalah dengan produk-produk import dan kita bisa menikmati hasil buatan kita sendiri.

Sumber

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_bebas

2. http://www.solidaritasburuh.org/analisa/dampak-buruk-perdagangan-bebas-bagi-indonesia.html

3. http://ndandutz.wordpress.com/2011/02/24/pengaruh-tentang-perdagangan-bebas-di-tingkat-asia-terhadap-lulusan-sarjana-ekonomi/

KARANGAN ILMIAH, NON ILMIAH DAN SEMI ILMIAH

Karangan ilmiah, non ilmiah, dan semi ilmiah

Sebelum menjelaskan pengertian tentang karangan ilmiah, non ilmiah serta semi ilmiah. Sebaiknya kita mendefinisikan terlebih dahulu apa yang di maksud dengan karangan.

Pengertian Karangan menurut Lamuddin Finozza, karangan adalah hasil penjabaran suatu gagasan secara resmi dan teratur tentang suatu topic atau pokok bahasan. Setiap karangan yang ideal pada prinsipnya merupakan uraian yang lebih tinggi atau lebih luas dari alinea.

Penggolongan karang menurut bobot isinya, karangan dapat bagi menjadi tiga jenis yaitu :

  1. Karangan ilmiah
  2. Non imiah dan
  3. Semi ilmiah.

Karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris (scientific paper) adalah laporan tertulis dan publikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Ciri-ciri karangan ilmiah yaitu:

a. sistematis;

b. objektif;

c. cermat, tepat, dan benar;

d. tidak persuasif;

e. tidak argumentatif;

f. tidak emotif;

g. tidak mengejar keuntungan sendiri;

h. tidak melebih-lebihkan sesuatu.

Adapun jenis karangan ilmiah yaitu:

- Makalah

karya tulis yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif (menurut bahasa, makalah berasal dari bahasa Arab yang berarti karangan).

- Kertas kerja

makalah yang memiliki tingkat analisis lebih serius, biasanya disajikan dalam lokakarya.

- Skripsi

karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar pendapat orang lain.

- Tesis

karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi.

- Disertasi

karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasar data dan fakta yang sahih dengan analisi yang terinci.

Non Ilmiah (Fiksi) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dan sebagainya.

Ciri-ciri karangan nonilmiah yaitu,

· Ditulis berdasarkan fakta pribadi

· Fakta yang disimpulkan subjektif

· Gaya bahasa konotatif dan popular

· Tidak memuat hipotesis

· Penyajian dibarengi dengan sejarah

· Bersifat imajinatif

· Situasi didramatisir

· Bersifat persuasive

Bentuk karangan nonilmiah yaitu, dongeng, cerpen, novel, roman, anekdot, hikayat, cerber, puisi, dan naskah drama.

Semi Ilmiah adalah karangan ilmu pengatahun yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi panulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen. Karakteristiknya : berada diantara ilmiah.

Adapun ciri-ciri karangan semi ilmiah atau ilmiah popular, yaitu.

· Ditulis berdasarkan fakta pribadi

· Fakta ang disimpulkan subjektif

· Gaya bahasa formal dan popular

· Mementingkan diri penulis

· Melebih-lebihkan sesuatu

· Usulan-usulan bersifat argumentative, dan

· Bersifat persuasive

Bentuk karangan semi ilmiah yaitu artikel, editorial, opini, tips, reportase, dan resensi buku. Resensi buku adalah bentuk konbinasi antara uraian, ringkasan, dan kritik objektif terhadap sebuah buku. Klasifikasi pembuatan resensi buku ilmiah yaitu ringkasan, deskripsi, kritik, apresiasi, dan praduga.

Sumber

http://gabygabrielabosch.blogspot.com/2011/02/perbedaan-karangan-ilmiah-semi-ilmiah.html

http://one.indoskripsi.com/node/1689

http://id.wikipedia.org/wiki/Karya_ilmiah

http://menulisbukuilmiah.blogspot.com/2008/10/karya-tulis-ilmiah-ciri-dan-sikap.html

http://daudp65.byethost4.com/mki/mki7.htm

Senin, 05 Maret 2012

Cara Mengubah Cursor Blogger


1. Buka Rancangan

2. Pilih edit HTML

3. Klik cursor

4. Pilih macam-macam cursor, Lalu Klik gambar cursor yang diinginkan

5. Copy code


6. Kembali kerancangan, edit HTML.
paste code tersebut di kolom edit HTML, setelah


7. Simpan Template

8. Lihat Blog

Cara Menambah pemutar musik di blogger


1. Buka Rancangan, Elemen Laman.


2. Klik ini divine music, copy code.


3. Tambah Gadget, HTML/Java Script


4. Paste code di konten HTML/Java Script



5. Simpan


6. Lihat Blog

Minggu, 04 Maret 2012

Historis Kehidupanku

Sehubung dosen saya memberikan tugas untuk menggambarkan “siapa saya”. Saya disini akan memaparkan secara singkat tentang saya. Dimulai dengan menjelaskan arti nama saya “Lydia Rahmi” mengapa saya diberi nama itu. Kata ibu saya yang memberikan nama itu kakek saya. Awalan huruf yang diberikan nama oleh kakek saya selalu “L”, mungkin ada arti khusus J. Tapi ia tidak pernah menjelaskan soal itu.

Lydia Rahmi, menurut penjelasan yang saya ketahui dari ibu saya. Lydia itu anak perempuan yang cantik (itu kata ibu saya). Sedangkan Rahmi mempunyai dua pengertian Rahmat yang diberikan Tuhan dan yang satu lagi Rahmi artinya terlilit tali pusar. Memang dulu saat saya dilahirkan tali pusar terlilit di leher saya, dan hal tersebut menyulitkan ibu saya untuk melahirkan saya. Begitu berat perjuangan ibu saya, dari situlah saya sangat menghargai sosok seorang ibu. Di Jakarta Tanggal 14 September 1991 tepatnya jam 01.00 wib, saya dilahirkan. Dari rahim seorang Ibu Silviana, dan seorang Ayah Lukman Hakim. Saya merupakan anak sulung dari dua bersaudara, adik saya Jana Pertiwi berbeda 2 tahun dari saya.

Pada umur 6 tahun kurang saya memulai pendidikan SD di SDN Pondok kopi 04 Pagi. Saat itu saya bercita-cita ingin menjadi guru. Karena melihat orang tua saya. Tanpa TK saya memulai pendidikan saya. SMP N 199 Jakarta selanjutnya saya meneruskan. Kali ini saya ingin menjadi wartawan dan reporter, karena setiap saya melihat tv, mereka sering sekali muncul dan pergi ke beberapa daerah. Kurang lebih umur 15tahun saya meneruskan pendidikan saya kejenjang SMA, di SMA N 44 Jakarta. Programmer, merupakan cita-cita saya yang selanjutnya gara-gara melihat info lowongan kerja dikoran yang banyak membutuhkan keahlian tersebut.

Saat ini saya kuliah di Universitas Gunadarma Kalimalang, Bekasi. Memilih fakultas ekonomi Jurusan Manajemen. Itupun dengan pertimbangan yang sulit antara Teknologi Ternak IPB. Saya menginjak semester 6. Cita-cita yang dulu dengan mudahnya saya inginkan, sekarang saya mulai berpikir sempat saya merasa frustasi dengan apa yang saya cita-cita kan saat ini. “Mau jadi apa gue?” jadi yang terbaik bagi orang tua, dan berguna bagi masyarakat. Spesifikasinya belum berani saya tentukan, karena saya belum mengetahui bidang apa yang benar-benar saya kuasai (Jadi pesimis). Sifat saya gampang pesimis, plin-plan jadi susah buat mengambil keputusan, tapi dalam keterpurukan dengan bekerja keras saya mampu untuk berusaha sebaik mungkin.

Hobi saya sejak saya baru bisa membaca umur 3,5 tahun, saya dijejali buku-buku cerita terutama komik oleh ibu saya. Sampai saat ini saya sangat menyukai komik, terutama komik jepang seperti onepiece dan naruto, J-POP juga saya suka terutama women singer ‘YUI’ lirik lagunya yang menyentuh menjadi inspirasi buat saya. “it’s happy line” termasuk lagu favorit saya, arti lagu tersebut menurut saya penuh dengan perjuangan yang kuat untuk mencapai suatu keinginan dan membuat saya mengerti arti kehidupan. Sekian penjelasan singkat tentang saya. Hal yang saya lakukan sekarang, “mencoba membuktikan kepada diri saya seberapa bergunanya saya dilahirkan”.

Kamis, 01 Maret 2012

Pengertian Penalaran dan elemen-elemennya

Berpikir ilmiah berbeda dengan berpikir biasa. Kebenaran, yang menjadi tujuan ilmu. Dicapai melalui saran dan metode khusus, yang dinamakan metode ilmiah. Dalam dunia dikenal, beberapa sarana berpikir ilmiah, yakni bahasa, logika, matematika dan statistik.

Bentuk – Bentuk Pemikiran :

  • Pengertian (konsep)
  • Pernyataan (proposisi)
  • Penalaran (reasoning)

Pengertian merupakan sesuatu yang abstrak, Pengertian terbentuk bersama dengan adanya observasi empiris. Ketika ia melihat pohon, langit, air, laut. Terciptalah pengertian tentang pohon, langit, air, laut. Pengertian disampaikan dalam bentuk lambang, yaitu bahasa. Dalam bahasa, lambang pengertian dari kata.

Tidak ada pengertian yang berdiri sendiri selalu ada rangkaian pengertian yang disebut pernyataan (proposisi). Proposisi juga disebut kalimat. Saya melihat pohon kelapa. Sebuah proposisi terbentuk dari tiga unsur : Subjek, predikat dan kata penghubung.

Demikian penjelasan dari pengertian dan pernyataan (proposisi). Selanjutnya menjelaskan Pengertian penalaran secara singkat, walaupun penalaran termasuk pengertian yang paling rumit.


Pengertian Penalaran

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.


Proses menalar

Proses pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui.


Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan sebagai :

  • dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens)
  • hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).

Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.


Ciri-ciri Penalaran :

Adanya Logika : Proses pola berfikir secara luas

Sifat analitik dari proses berpikir : kegiatan berfikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Perasaan intuisi merupakan cara berpikir secara analitik.


Metode penalaran ada 2 jenis :

1. Metode berpikir Induktif (Khusus-Umum)

metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.

Contoh:

Jika dipanaskan, besi memuai

Jika dipanaskan, emas memuai

Jika ada udara, manusia akan hidup

Jika ada udara mahkluk hidup akan hidup

2. Metode berpikir Deduktif (Umum-Khusus)

metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.

Contoh:

Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

Konsep dan simbol dalam penalaran

pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.

Sesuai dengan penjabaran diatas disimpulkan bahwa pemikiran manusia merupakan aktivitas berfikir yang menghasilkan penalaran dari rangkaian pengertian yang membentuk proposisi .

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran

http://arief021091.wordpress.com/2011/10/27/arti-penalaran-definisi-penalaran-dan-hakikat-penalaran/

Sabtu, 26 November 2011

PENGARUH SUMBER DAYA KONSUMEN DAN PENGETAHUAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI

BAB 6 Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan

PENGARUH SUMBER DAYA KONSUMEN DAN PENGETAHUAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Globalisasi dan perdagangan bebas yang didukung oleh kemajuan teknologi telekomunikasi dan infomatika telah memperluas ruang gerak arus transaksi barang dan/atau jasa melintasi batas-batas wilayah suatu negara, sehingga barang dan/atau jasa yang, ditawarkan bervariasi baik produksi luar negeri maupun produksi dalam negeri. Sumberdaya ekonomi pada dasarnya dapat diartikan sebagai sesuatu atau segala sesuatu sumberdaya yang dimiliki baik yang tergolong pada sumberdaya alam (natural resources/endowment factors) maupun potensi sumberdaya manusia yang dapat memberikan manfaat (benefit) serta dapat digunakan sebagai modal dasar pembangunan (ekonomi).

Rumusan Masalah

1. Apa yang di maksud dengan sumber daya ekonomi ?

2. Apa yang di maksud dengan sumberdaya sementara ?

3. Apa pengertian dari sumber daya Kognitif ?

Tujuan pembahasan

1. Untuk mengetahu apa yang di maksud dengan sumberdaya ekonomi

2. Mengetahui apa yang di maksud sumberdaya sementara

3. Mengetahui pengertian dari sumber daya Kognitif

BAB II

PEMBAHASAN

2. 1. Pengertian Sumber Daya Ekonomi

Potensi sumberdaya ekonomi atau lebih dikenal dengan potensi ekonomi pada dasarnya dapat diartikan sebagai sesuatu atau segala sesuatu sumberdaya yang dimiliki baik yang tergolong pada

· sumberdaya alam (natural resources/endowment factors) maupun potensi sumberdaya manusia yang dapat memberikan manfaat (benefit) serta dapat digunakan sebagai modal dasar pembangunan (ekonomi) wilayahtingkat ketergantungan terhadap sumberdaya secara struktural harus bisa dialihkan pada sumberdaya alam lain. Misalnya, penggunaan energi sinar matahari, panas bumi, atau gelombang laut termasuk angin, akan dapat mengurangi ketergantungan manusia terhadap sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui.

· sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui (non-renewable or exhaustible resources). Jenis sumberdaya ini pada dasarnya meliputi sumberdaya alam yang mensuplai energi seperti minyak, gas alam, uranium, batubara serta mineral yang non energi seperti misalnya : tembaga, nikel,aluminium,dll.Sumberdaya alam jenis ini adalah sumberdaya alam dalam jumlah yang tetap berupa deposit mineral (mineral deposits) diberbagai tempat dimuka bumi. Sumberdaya alam jenis ini bisa habis baik karena sifatnya yang tidak bisa diganti oleh proses alam maupun karena proses penggantian alamiahnya berjalan lebih lamban dari jumlah pemanfaatannya.

· sumberdaya alam yang potensial untuk diperbarui (potentially renewable resources).

Kategori sumberdaya alam ini tergolong sumberdaya alam yang bisa habis dalam jangka pendek jika digunakan dan dicemari secara cepat, namun demikian lambat laun akan dapat diganti melalui proses alamiah misalnya ; pohon-pohon di hutan, rumput di padang rumput, deposit air tanah, udara segar dan lain-lain Sumberdaya alam ini keberadaannya harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam kerangka untuk mendorong, mempercepat dan menunjang proses pembangunan wilayah (daerah). Namun demikian penting untuk diperhatikan aspek ketersediaan termasuk daya dukungnya terhadap mobilitas pembangunan daerah, karena apabila sumberdaya alam dengan 3 kategori ini dimanfaatkan dengan tidak bijaksana dan arif maka sudah barang tentu stagnasi dan kemunduran dinamika pembangunan ekonomi wilayah akan semakin cepat menjelma atau merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan.Disamping komponen sumberdaya alam, pada saat ini peranan sumberdaya manusia (human resources) dalam konteks kegiatan pembangunan ekonomi termasuk pembangunan ekonomi daerah (wilayah) semakin signifikan. Faktor sumberdaya manusia ini telah menghadirkan suatu proses pemikiran baru dalam telaah teori-teori pembangunan ekonomi, yang menempatkan sumberdaya manusia sebagai poros utama pembangunan ekonomi baik dalam skala global, nasional maupun daerah. Strategi pembangunan ekonomi yang berbasis pada pengembangan sumberdaya manusia (human resources development) dianggap sangat relevan dan cocok dengan kondisi dan karakter pembangunan ekonomi terutama di negara-negara berkembang sejak era 80-an. Strategi pembangunan ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang pakar perencanaan pembangunan ekonomi berkebangsaan Pakistan yang bernama Mahbub Ul Haq yang pada saat itu menjadi konsultan Utama United Nation Development Programme (UNDP). Mahbub Ul Haq berpendapat bahwa pengembangan sumberdaya manusia harus dijadikan landasan utama dalam kebijakan pembangunan ekonomi di negara-negara sedang berkembang, dan hal ini dianggap penting mengingat ketertinggalan negara-negara berkembang terhadap negara-negara industri maju dalam tingkat kesejahteraan ekonomi seperti kualitas dan standar hidup hanya akan dapat diperkecil manakala terjadi peningkatan yang sangat signifikan dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia.Dari pola pemikiran seperti diatas maka takaran peranan sumberdaya manusia dalam proses pembangunan ekonomi dalam konteks untuk mengurangi kesenjangan pembangunan ekonomi pada dasarnya harus dilihat dari aspek peningkatan kualitasnya. Dengan kualitas sumberdaya manusia yang semakin meningkat, akan dapat mendorong peningkatan produktivitas ekonomi sekaligus sebagai modal dasar untuk memacu pertumbuhan ekonomi.Bagi kebayakan negara-negara yang tingkat pembangunan ekonominya sudah tergolong lebih maju, produktivitas sumberdaya manusia secara teknis telah dijadikan sebagai instrumen terpenting untuk mempertahankan pencapaian laju pertumbuhan ekonomi, sekaligus dalam upaya untuk memperkuat basis struktural perekonomiannya. Dalam era globalisasi, kualitas sumberdaya manusia yang handal akan sangat membantu suatu negara untuk memenangkan kompetisi atau persaingan dalam perekonomian global sekaligus dapat menjaga eksistensi negara tersebut dalam percaturan dan dinamika perekonomian dunia yang semakin kompetitif.

2.2. Sumber Daya Sementara

- Waktu menjadi variabel yang semakin penting dalam memahami perilaku konsumen.

- Karena konsumen mayoritas semakin mengalami kemiskinan akan waktu. Namun demikian ada suatu bagian waktu yang dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yaitu waktu senggang.

- Sumber daya kognitifProduk yang diklasifikasikan menurut sifat waktu konsumen disebut barang waktu (time goods).

a. Barang yang Menggunakan Waktu

Produk yang memerlukan pemakaian waktu dala mengkonsumsinya. Contoh: Menonton TV, Memancing, Golf, Tennis (waktu Senggang) Tidur, perawatan pribadi, pulang pergi (waktu wajib)

b. Barang Penghemat Waktu

Produk yang menghemat waktu memungkinkan konsumen meningkatkan waktu leluasa mereka. Contoh: oven microwave, pemotong rumput, fast food

2.3. Sumber Daya Kognitif

Pengertian sumber daya kognitif adalah kemampuan untuk secara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas munculnya dan diperolehnyaschemata—skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya— dalam tahapan-tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental. Teori ini digolongkan ke dalam konstruktivisme,

Periode sensorimotor

Menurut Piaget,bayi lahir dengan sejumlah refleks bawaan selain juga dorongan untuk mengeksplorasi dunianya. Skema awalnya dibentuk melalui diferensiasi refleks bawaan tersebut. Periode sensorimotor adalah periode pertama dari empat periode. Piaget berpendapat bahwa tahapan ini menandai perkembangan kemampuan dan pemahaman spatial penting dalam 6 sub-tahapan:

1. Sub-tahapan skema refleks, muncul saat lahir sampai usia enam minggu dan berhubungan terutama dengan refleks.

2. Sub-tahapan fase reaksi sirkular primer, dari usia enam minggu sampai empat bulan dan berhubungan terutama dengan munculnya kebiasaan-kebiasaan.

3. Sub-tahapan fase reaksi sirkular sekunder, muncul antara usia empat sampai sembilan bulan dan berhubungan terutama dengan koordinasi antara penglihatan dan pemaknaan.

4. Sub-tahapan koordinasi reaksi sirkular sekunder, muncul dari usia sembilan sampai duabelas bulan, saat berkembangnya kemampuan untuk melihat objek sebagai sesuatu yang permanen walau kelihatannya berbeda kalau dilihat dari sudut berbeda (permanensi objek).

5. Sub-tahapan fase reaksi sirkular tersier, muncul dalam usia dua belas sampai delapan belas bulan dan berhubungan terutama dengan penemuan cara-cara baru untuk mencapai tujuan.

6. Sub-tahapan awal representasi simbolik, berhubungan terutama dengan tahapan awal kreatifitas

Kandungan Pengetahuan :

ΓΌ Pengetahuan

Pengetahuan konsumen akan mempengaruhi keputusan pembelian.

Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen.

Pengetahuan Konsumen terbagi kedalam tiga macam :

1. Pengetahuan Produk

2. Pengetahuan Pembelian

3. Pengetahuan Pemakaian

Keterangan:

v Pengetahuan Produk

Pengetahuan produk adalah kumpulan berbagai macam informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek, terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produkdan kepercayaan mengenai produk.

Jenis Pengetahuan Produk:

(1) Pengetahuan tentang karakteristik atau atribut produk

(2) Pengetahuan tentang manfaat produk

(3) Pengetahuan tentang kepuasan yg diberikan produk kepada konsumen

v Pengetahuan Pembelian

Pengetahuan pembelian terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di dalam toko tersebut. Konsumen cenderung lebih senang mengunjungi toko yang sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui dimana letak produk di dalam toko tersebut.

Perilaku Membeli:

1. Store Contact

Meliputi tindakan mencari outlet, pergi ke outlet dan memasuki outlet.

2. Product Contact

Konsumen akan mencari lokasi produk, mengambil produk tersebut dan membawanya ke kasir.

3. Transaction

Konsumen akan membayar produk tersebut dengan tunai, kartu kredit, kartu debet atau alat pembayaran lainnya.

v Pengetahuan Pemakaian

Suatu produk akan memberikan manfaat kepada konsumen jika produk tersebut telah digunakan atau dikonsumsi. Agar produk tersebut bisa memberikan manfaat yang

maksimal dan kepuasan yang tinggi, maka konsumen harus bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut dengan benar.Produsen berkewajiban untuk memberikan informasi yang cukup agar konsumen mengetahui cara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu produk adalah penting bagi konsumen

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan :

Studi perilaku konsumen muncul seiring dengan berkembangnya konsep pemasaran, yang merupakan cara pandang pemasar dalam menghadapi konsumen dan pesaingnya, di mana pemasar berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen secara lebih efektif dari para pesaingnya. Tujuannya adalah memperoleh kepuasan pelanggan. Sehingga ilmu perilaku konsumen dibutuhkan untuk mengidentifikasi apa kebutuhan dan keinginan konsumen dan pelanggan tersebut sehingga pemasar mampu menyusun dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang tepat untuk karakteristik konsumen yang menjadi target pasar.

Pemahaman tentang konsumen ini diperoleh pemasar melalui penelitian-penelitian perilaku konsumen sehingga dapat dipertanggung-jawabkan kebenaran informasi yang terima dan digunakan dalam penyusunan strategi pemasaran.

Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user.

Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu, yaitu pengelompokan menurut geografi, demografi, psikografi, dan perilaku.

Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu, yaitu pengelompokan menurut geografi, demografi, psikografi, dan perilaku.

Daftar Pustaka

http://junaidichaniago.blogspot.com/2009/05/peranan-sumberdaya-ekonomi-dalam.html

http://abduljabal18.blogspot.com/2009/12/sumber-daya-konsumen-dan-pengetahuan.html

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/pengertian-konsumen/

http://murtihasanah.wordpress.com/



Template by:

Free Blog Templates